Unsur Dalam Pementasan Drama

Monday, August 5th, 2013 - Artikel Okeshared

Unsur Pementasan Drama  Arrtikel ini dikutip dari sebuah buku seni budaya dan dijadikan bahan ajar dalam media seni teater atau drama berikut merupakan Unsur dalam Pementasan Drama

Unsur Dalam Pementasan Drama

a. Tema

Tema adalah pikiran pokok yang mendasari kisah drama. Pikiran pokok ini dikembangkan sedemikian rupa sehingga menjadi kisah yang menarik. Tema dapat diambil dari berbagai permasalahan di dunia. Tema bisa sangat beragam. Mulai dari percintaan, keluarga, lingkungan alam, penyimpangan sosial dan budaya, sejarah, sampai politik dan pemerintahan.

Tema dapat dipersempit menjadi sebuah topik. Topik inilah yang kemudian dikembangkan menjadi kisah drama dengan dialog-dialognya. Sedangkan judul dapat diambil dari inti cerita yang menarik perhatian calon penonton. Contoh tema percintaan, topik cinta yang terlarang, judul Romeo dan Juliet

b. Plot

Plot adalah rangkaian peristiwa atau jalannya kisah drama. Biasanya terdiri dari konflik yang berkembang secara bertahap dari sederhana hingga kompleks sampai pada penyelesaiannya. Tahapan perkembangan plot drama tersebut umumnya adalah:

1.Eksposisi

Melalui adegan dan dialog penonton diperkenalkan tokoh, karakter, dan materi kisah. Ini akan menghantarkan penonton kepada keadaan yang relevan nantinya.

2.Konflik

Mulai ada kejadian atau insiden yang melibatkan tokoh dalam masalah

3.Komplikasi

Insiden berkembang dan menimbulkan konflik-konflik yang semakin banyak, ruwet, dan saling terkait namun belum tampak pemecahannya.

4.Krisis/Klimak

Berbagai konflik telah sampai pada puncaknya sehingga merupakan puncak ketegangan bagi penonton. Berupa akhir pertikaian dari tokoh protagonis (ideal) dan antagonis (tidak ideal).

5.Resolusi

Dalam tahap ini terjadi penyelesaian konflik. Kisah dapat berakhir menyenangkan serta dapat pula berakhir tragis dan menimbulkan protes di benak penonton.

c. Karakter

 Karakter adalah keseluruhan ciri-ciri jiwa atau kepribaddian seorang tokoh dalam kisah drama. Ada banyak sekali jenis karakter yang bisa terdapat dalam satu kisah drama. Misalnya baik hati, keras, sombong, rendah diri, munafik, materialistik, ramah, pemarah, dan lain-lain. Tak menutup kemungkinan bahwa dalam satu pribadi/tokoh memiliki beberapa karakter yang saling bertentangan. Oleh karena itu, pemeran harus dapat menafsirkan karakter yang dikehendaki naskah/skenario. Semakin kuat deskripsi karakter seorang tokoh diperankan, akan semakin jelas dan menarik kisahnya. Dalam memerankan tokoh dengan karakter tertentu, pemain seringkali dibantu oelh penata : rias, busana, dan akting.

d. Dialog

Dialog adalah percakapan antartokoh (yang bersamaan dalam suatu gerak atau adegan) untuk merangkai jalannya kissah. Dialog harus dapat mendukung karakter tokoh, mengarahkan plot, dan mengungkapkan hal-hal agar tersirat pada penonton. Karena itu, dialog harus dijiwai oleh pemeran dan berkembang mengikuti suasana konflik. Dialog yang diucapkan juga tidak boleh tumpang tindih atau bermakna ganda (kecuali jika itu disengaja)

e.Bahasa

Bahasa merupakan bahan dasar naskah/skenario, dalam wujud kata atau kalimat. Kata dan kalimat mengungkapkan makna. Makna, penulis naskah harus cermat memilih ddan merangkaikannya agar dapat mengungkapkan pikiran dan perasaan secara komunikatif dan efektif. Dialog harus ditulis dengan ragam dan dialek bahasa yang tepat sesuai dengan tempat dan masalah yang dibicarakan serta siap yang berbicara.

a.Ide dan Pesan

Penulis sebaiknya memanfaatkan keadaan kehidupan di masyarakat sebagai ide atau gagasan. Ide tersebut boleh diolah agar menarik, tetapi dapat dipertanggungjawabkan. Merekayasa ide secara logis juga diperlukan untuk menyampaikan pesan moral. Sehingga, selain mempunyai daya hibur, kisah yang ditampilkan juga mempunyai nilai pendidikan.

b.Seting

Seting adalah keadaan tempat dan suasana terjadinya suatu adegan, baik di atas panggung maupun di lokasi shooting. Penata seting harus jeli mengkomposisikan perlengkapan yang terbatas agar menddapatkan keadaan yang maksimal.

Semoga bahan ajar dan pengetahuan tentang Unsur Pementasan Drama Bermanfaat untuk para generasi pecinta seni terima kasih ..

Incoming search terms:

  • unsur pementasan drama
  • contoh tema konflik dan penyelesaiannya
  • unsur plot
  • tahapan perkembangan plot drama pada umumnya
  • ciri ciri pementasan drama
  • Tahapan perkembangan plot dalam drama
  • Kejadian atau insiden yang melibatkan tokoh dalam masalah disebut
  • pokok cerita dari suatu drama disebut
  • tokoh yang menimbulkan konflik atau masalah dalam cerita disebut
  • tahapan plot ketika insiden berkembang dan menimbulkan konflik-konflik yang semakin banyak ruwet dan saling terkait namun belum nampak pemecahannya disebut

Advertisement
Unsur Dalam Pementasan Drama | okeshared | 4.5